Postingan

Mencari Tempat Mengeluh

I ni adalah sebuah kisah tentang seseorang. Kehidupan sedang mengujinya habis habisan di saat bersamaan. Tidak, dia paham betul bahwa dunia memang ajang pengujian. Dia paham betul tidak ada satupun manusia yang tidak diuji, bahkan jika ujian itu dalam bentuk kesenangan, itupun tetap ujian. Dengan hal yang diyakini nya itu, dia memang tidak pernah terlihat berkeluh kesah. Setidaknya bukan keluhan-keluhan yang serius, hanya sebatas keluhan-keluhan tongkrongan.  Namun, di hari itu, sepertinya dia ingin sekali memuntahkan semua isi perutnya yang selama ini menyimpan segala keluhan dan beban bersama asam lambung. Paru paru nya seperti ingin mengembang hingga meledak karena bom yang selama ini disimpan di antara pertukaran nafasnya. Jantung yang detaknya serasa melambat lantaran racun yang menyusup di aliran darahnya. Ya, dia rasa dia berada pada batasnya untuk menyimpan itu semua.  Otaknya yang masih berfungsi, bekerja bersama adrenalin dan kortisol melacak kepada siapa semua keluh...

Rembulan Tenggelam di Wajahmu : Bagaimana Memahami Hikmah

Gambar
Pernah dengar ungkapan: “Seandainya kau tahu apa yang Allah sembunyikan di balik takdirmu, kau akan menangis bahagia.” Buku ini kurang lebih menceritakan bagaimana ungkapan itu bekerja. Tentang kehidupan seorang bernama Ray, dari masa kecil hingga usia 65 tahun. Menarik melihat bagaimana Ray yang telah menua dan sakit diperjalankan menyusuri kembali hidupnya, tetapi dari sudut pandang yang berbeda, di luar dirinya sendiri. Ia diperlihatkan hal-hal yang selama ini tidak ia ketahui: mengapa orang tertentu harus hadir dalam hidupnya, mengapa beberapa kehilangan harus terjadi, mengapa keadilan Tuhan itu berbeda dari pendapatnya, dan bagaimana pilihan-pilihannya menjadi rangkaian sebab akibat bagi hidupnya maupun hidup orang lain. Ray akhirnya menyadari bahwa kekosongan dalam hidupnya bukan karena ia kekurangan dunia, melainkan karena ia tidak pernah benar-benar memahami untuk apa hidup itu dijalani. Ia juga memahami bahwa kebencian dan penyesalan yang selama ini dipeliharanya ternyata...

Pulang

Gambar
Tentang kesetiaan pada prinsip, bahwa dalam dunia yang terus berubah, manusia yang gampang berubah, satu-satunya yang harus tetap kita jaga adalah nilai yang kita pegang. Tentang kehidupan yang pasti memiliki siklus. Ada saatnya cerah, terang benderang. Ada saatnya badai, gelap gulita. Melawan badai hanya akan melelahkan. Terima, lalu lanjutkan hidup. Tentang bagaimana musuh terbesar kita justru diri kita sendiri. Tentang bagaimana tetap tenang, bahkan di tengah badai. dengan tahu ke mana harus berharap, tahu ke mana harus bersandar, dan tahu ke mana harus pulang. #Pulang #Tereliye #RefleksiBuku #BookstagramIndonesia

Laut Bercerita : Suara yang Tidak Dipulangkan dan Luka yang Tidak Diakui

Gambar
  27 tahun sudah berlalu, Laut. Mereka masih membiarkan keluarga mu berduka tanpa pusara.  "Matilah engkau mati, kau akan lahir berkali-kali" Semoga..... Yap, akhirnya gue baca juga novel yang sudah banyak direview orang. Bisa dibilang telat sih gue bacanya. Awalnya gue pikir buku ini hanya bercerita tentang kehilangan. Ternyata ia membuka pintu ke sejarah yang belum benar-benar selesai. Dan gue nggak bisa review dengan cara biasa gue review, bre. Karena menurut gue, Bu Leila berusaha menyampaikan pesan yang amat dalam melalui cerita ini - pesan yang cuma bisa benar-benar sampai kalau kita baca sendiri. Jadi di sini gue cuma mau cerita soal pengalaman gue setelah membacanya. Selebihnya, kalian harus rasakan sendiri maksud dari cerita ini. Buku karya Leila S. Chudori ini adalah fiksi yang berakar pada peristiwa nyata: penculikan aktivis 1998. Biru Laut, tokoh utamanya, adalah salah satu mahasiswa aktivis Winatra. Bersama kawan-kawannya, mereka mencoba melawan gelapnya Orde Bar...

Seporsi Mie Ayam, dan Alasan Sederhana untuk Bertahan

Gambar
⚠ SPOILER ALERT ⚠  Buku ini  gua beli bukan cuma karena dia nangkring di rak Best Seller . Tetapi jujur karena ada gambar mie ayam nya 😉 Novel karya Brian Khrisna ini menceritakan tentang bagaimana Ale, si tokoh utama dalam cerita, mengalami depresi akut akibat perundungan dan trauma masa lalu, kemudian memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Ceritanya  bikin gua cukup merasa "ditampar", karena hal-hal itu ternyata banyak terjadi di sekitar kita. Oke, yang gua highlig ht dari buku ini  : Mengangkat isu kesehatan mental dengan mudah dipahami. Tema yang dipilih jelas berat : depresi, rasa  gak berharga, perundungan, trauma masa kecil, hingga keinginan untuk bunuh diri. Penulis mengemasnya dengan narasi yang sederhana dan akrab, sehingga pembaca jadi mudah memahami  kondisi mental yang mungkin banyak kita jumpai di sekitar. Tanpa menggurui, buku ini justru mengajak kita pelan-pelan untuk lebih berempati dan peka secara sosial. Menggamba...

Animal Farm dan Relevansinya dengan Kondisi Saat Ini

Gambar
⚠ SPOILER ALERT ⚠  Animal Farm yang ditulis George Orwell di tahun 1945 ini adalah salah satu tulisan bertema politik satire yang digambarkan melalui fabel sederhana. Orwell nulis buku ini tahun 1945 buat nyindir Revolusi Rusia dan era Stalinisme, tapi ajaibnya, masih relevan sampe sekarang, terutama di sini, iya, di negara kita, di tahun sekarang hehehe. Ceritanya sederhana, tentang sekumpulan hewan di sebuah peternakan yang memberontak melawan manusia karena ingin bebas dan setara. Awalnya ideal, tetapi kekuasaan membuat para babi yang memimpin justru menciptakan sistem tiran baru yang lebih buruk daripada sebelumnya. Well, ini dia 4 poin dari cerita ini yang menurut gua punya relevansi dengan kondisi saat ini : Satu, Bagaimana Kekuasaan Mudah untuk Disalahgunakan Awalnya, semua hewan setara. Setelah kemerdekaan mereka terhadap manusia, mereka membuat 7 perintah yang harus dipatuhi bersama oleh seluruh hewan. Tetapi setelah para babi -yang dipimpin oleh Napolleon- me...

🥀🥀🥀

Kutulis dengan kesedihan dan kemarahan yang menekan sampai ke ubun ubun. Ojek online sudah menjadi bagian dalam kehidupanku. Sejak 2015 sampai dengan saat ini. Perjalanan jauh, perjalanan pendek, pesan makan, kirim barang, Ojol, adalah andalanku. Di motor para driver itu aku mendengar cerita mereka, perjalanan hidup mereka, keluh kesah mereka, pencapaian mereka, wejangan dan nasehat mereka. Tidak jarang mereka juga mendengar ceritaku, kadang kami menceritakan bagaimana blundernya pejabat negara ini. Dan akhir akhir ini, para driver  sering membicarakan riwayat order akun ku yang sudah 1000+. Aku hanya menyengir dan menjawab "saya customer VIP ya Pak?". Lalu semalam, dini hari, lini masa media sosialku  memperlihatkan Mas mas Ojol berjaket hijau neon khas itu dilindas oleh mobil rantis lapis baja, oleh personel Brimob yang kata Undang-Undang tugasnya mengayomi rakyat. Mungkin maksudnya mengayomi pejabat dan membunuh rakyat? Marah. Nangis. Ternyat...