Postingan

Animal Farm dan Relevansinya dengan Kondisi Saat Ini

Gambar
⚠ SPOILER ALERT ⚠  Animal Farm yang ditulis George Orwell di tahun 1945 ini adalah salah satu tulisan bertema politik satire yang digambarkan melalui fabel sederhana. Orwell nulis buku ini tahun 1945 buat nyindir Revolusi Rusia dan era Stalinisme, tapi ajaibnya, masih relevan sampe sekarang, terutama di sini, iya, di negara kita, di tahun sekarang hehehe. Ceritanya sederhana, tentang sekumpulan hewan di sebuah peternakan yang memberontak melawan manusia karena ingin bebas dan setara. Awalnya ideal, tetapi kekuasaan membuat para babi yang memimpin justru menciptakan sistem tiran baru yang lebih buruk daripada sebelumnya. Well, ini dia 4 poin dari cerita ini yang menurut gua punya relevansi dengan kondisi saat ini : Satu, Bagaimana Kekuasaan Mudah untuk Disalahgunakan Awalnya, semua hewan setara. Setelah kemerdekaan mereka terhadap manusia, mereka membuat 7 perintah yang harus dipatuhi bersama oleh seluruh hewan. Tetapi setelah para babi -yang dipimpin oleh Napolleon- me...

🥀🥀🥀

Kutulis dengan kesedihan dan kemarahan yang menekan sampai ke ubun ubun. Ojek online sudah menjadi bagian dalam kehidupanku. Sejak 2015 sampai dengan saat ini. Perjalanan jauh, perjalanan pendek, pesan makan, kirim barang, Ojol, adalah andalanku. Di motor para driver itu aku mendengar cerita mereka, perjalanan hidup mereka, keluh kesah mereka, pencapaian mereka, wejangan dan nasehat mereka. Tidak jarang mereka juga mendengar ceritaku, kadang kami menceritakan bagaimana blundernya pejabat negara ini. Dan akhir akhir ini, para driver  sering membicarakan riwayat order akun ku yang sudah 1000+. Aku hanya menyengir dan menjawab "saya customer VIP ya Pak?". Lalu semalam, dini hari, lini masa media sosialku  memperlihatkan Mas mas Ojol berjaket hijau neon khas itu dilindas oleh mobil rantis lapis baja, oleh personel Brimob yang kata Undang-Undang tugasnya mengayomi rakyat. Mungkin maksudnya mengayomi pejabat dan membunuh rakyat? Marah. Nangis. Ternyat...

Bercermin, tentang Fisik atau Akhlak ?

Tadi pagi saya bercermin, bersiap untuk berangkat bekerja. Setelah setengah jalan proses bercermin, baru sadar, yah lupa doa. Langsung saya lafalkan doa ini dan ingat ingat artinya. الْحَمْدُ للَّهِ اَللّٰهُمَّ كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ فَحَسِّـنْ خُلُقِـيْ "Segala puji hanya bagi Allah. Hanya sebagaimana Engkau telah ciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlakku." (HR Ahmad dan At Tirmidzi). Kemudian saya mulai berpikir mendalam dan menyadari sesuatu tentang doa ini. Coba deh, kebanyakan kita terutama perempuan, kalo sudah bercermin, pasti pernah, kadang, sering, atau malah selalu merasa insecure . Apa aja jadi topik keluhan, ya warna kulit, ya jerawat, ya kerutan, ya pokoknya "kok gua gak secantik Song Hye Kyo" hahaha. Saya dulu sempat berpikir doa bercermin itu isinya bakal minta wajah yang baik, wajah yang teduh, wajah yang enak dipandang. Tetapi ternyata enggak. Coba saya jabarkan dari sudut pandang saya sebagai orang awam yang terbat...

Kekayaan Hakiki

Gambar
Sebuah Kolaborasi Suami Istri Caption dibuat Istri, ilustrasi dibuat suami. 

Kapan Terakhirnya

 Setelah berkeliling rumah mencari handphone nya -yang setelah disadari selama ini ada disamping tempat ia duduk- kemudian Suami bercerita, "Dulu aku pernah bertanya ke teman-teman, kok gw suka pelupa ya? lalu coba tebak apa jawab teman-teman ?" "Itu karena lo kurang tilawah, Mon. Sama aja kaya tiba-tiba lo hari itu banyak omong, berarti kurang tilawah" "Itu karena kurang baca Al-Matsurat, Mon." "Kurang sholat dhuha lo, ah percuma dong gua tiap pagi kirim reminder ." ......... "Seneng ya, punya teman yang selalu ingatkan kita kepada kebaikan." Lalu kami berdua terdiam, seolah sama sama menyadari bahwa sudah lama sekali kami tidak mendengar respon seperti ini disekeliling kami. Kapan terakhirnya... kami memiliki teman dan menjadi teman yang selalu menasehati dan menolong dalam kebaikan ? ...... Setidaknya, mari selalu saling mengingatkan di antara kita berdua :)

Respect

Respect adalah buah dari akhlak yang baik. Seperti petrichor yang ditinggalkan hujan di atas tanah kering. Respect hadir atas keluhuran lisan dan keanggunan laku. Terpancar sendiri tanpa dibuat buat, tak perlu banyak dihias, karena hanya bunga asli yang mengundang lebah untuk singgah.

Serbuk Sari

Jika ada yang berkata "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya" jangan lupa juga bahwa serbuk sari bisa terbawa jauh dari bunga nya. Artinya, tidak ada gen kromosom yang dapat 100% mewarisi sifat dan sikap. Seorang dewasa sudah seharusnya bisa menentukan sifat dan sikap nya sendiri dan bertanggung jawab sendiri atas pilihan yang diambil. Seorang dewasa tidak seharusnya bertameng pada kondisi leluhur nya, sehingga terjebak pada stigma "saya seperti ini karena orang tua saya seperti ini". Seorang dewasa juga seharusnya tidak memberi stigma "orang tuanya begini, pasti anaknya juga begini" Maka "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya" bukan sebuah kemutlakan. Adakalanya pada beberapa kondisi kita harus menjadi serbuk sari yang terbawa jauh dari bunga nya. Wallahu'alam