Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Teman

  “Shadiqaka man shadaqaka laa man shaddaqaka” “Sahabat sejati-mu adalah yang senantiasa jujur (kalau salah diingatkan), bukan yang senantiasa membenarkanmu” Bagaimana kalo kita berteman bukan hanya dalam zona nyaman nyamanan ? Bukan hanya mengiyakan yang penting senang ? Bagaimana kalo kita jadikan pertemanan ini jangka panjang ? Sampai ke surga ? Maka mari berteman dalam zona keimanan. Tegurlah jika salah, ingatkan jika lupa, saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran. Jangan pemaklumam selalu jadi alasan. Apa pertemanan kita hanya sebatas urusan dunia ? Cuma segitu aja ? Sayang sekali.

Jati Diri

Di sebuah pekarangan rumah tetangga, ada dua pohon yang hidup bersama disana. Pohon dari dua jenis buah yang berteman akrab. Sebut saja Guava-san dan Mango-san. Mereka lahir dari latar belakang yang kontras. Mereka berbeda spesies, genus, famili, ordo, bahkan kualitas diri mereka pun sangat berbeda. Yang sama hanya, mereka sama sama Plantae. Mango-san, secara fisik dia sangat biasa, tidak mencolok, tidak berbatang besar dan tinggi, daunnya juga tidak rimbun, semua biasa. Tetapi Mango-san adalah simbol keparipurnaan buah pekarangan. Dia selalu menghasilkan buah yang sempurna rasa dan bentuknya. Pasokan gizi yang diberikan majikannya selalu dimanfaatkannya untuk menjadi buah yang layak atas kasih sayang berlimpah dari majikannya. Asas kebermanfaatan nenjadi moto hidupnya. Tidak ada keluh kesah dalam hidupnya. Dia meyakini bahwa tindak tanduknya akan ada akibat dan balasannya. Dia telah memilih, menjadi buah yang baik adalah jalan ninjanya. Dia merasa begitulah seharusnya jati diri sebua...