Sudut Pandang
Waktu sekolah, di Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, saya pernah belajar tentang bagaimana menentukan sudut pandang dalam sebuah cerita. Ada 6 jenis sudut pandang, dengan lebih banyak lagi pembagian di setiap jenisnya. Tetapi yang menjadi perhatian saya hanya dua. Sudut pandang orang pertama, dimana penulis fokus kepada sudut pandang sebagai "Aku", baik sebagai tokoh utama atau tokoh sampingan. Sedangkan sudut pandang orang kedua, dimana penulis sebagai narator yang mendiktekan lakon "Kamu". Waktu kuliah saya baru sadar bahwa sudut pandang tidak hanya ada dalam sebuah karya sastra. Tetapi harus ada dalam sebuah kehidupan. Wabilkhusus dalam menentukan sudut pandang dalam menjalani peran. Akhir-akhir ini saya (juga baru sadar) bahwa mungkin saya, kita, sering lupa dimana meletakkan sudut pandang dalam peran yang sedang dilakoni. Tidak jarang, kita menggunakan sudut pandang orang kedua, fokus kepada "Kamu" alias fokus kepada orang lain, atau lebih tepatnya ...