Bercermin, tentang Fisik atau Akhlak ?
Tadi pagi saya bercermin, bersiap untuk berangkat bekerja. Setelah setengah jalan proses bercermin, baru sadar, yah lupa doa. Langsung saya lafalkan doa ini dan ingat ingat artinya. الْحَمْدُ للَّهِ اَللّٰهُمَّ كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ فَحَسِّـنْ خُلُقِـيْ "Segala puji hanya bagi Allah. Hanya sebagaimana Engkau telah ciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlakku." (HR Ahmad dan At Tirmidzi). Kemudian saya mulai berpikir mendalam dan menyadari sesuatu tentang doa ini. Coba deh, kebanyakan kita terutama perempuan, kalo sudah bercermin, pasti pernah, kadang, sering, atau malah selalu merasa insecure . Apa aja jadi topik keluhan, ya warna kulit, ya jerawat, ya kerutan, ya pokoknya "kok gua gak secantik Song Hye Kyo" hahaha. Saya dulu sempat berpikir doa bercermin itu isinya bakal minta wajah yang baik, wajah yang teduh, wajah yang enak dipandang. Tetapi ternyata enggak. Coba saya jabarkan dari sudut pandang saya sebagai orang awam yang terbat...